Kembali ke Kabar Kebaikan
Laporan Lapangan

Sumur Bor untuk Warga Curumamis, Bandung Barat

Dipublikasikan: 14 Oktober 2026
Sumur Bor untuk Warga Curumamis, Bandung Barat

Sebanyak 350 santri dan warga Kampung Curumamis, Desa Bojongsalam, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, kini bisa memakai air dari sumur bor yang dekat dengan permukiman. LAZ Darul Hikam membangun sumur bor ini bersama Laziswaf Alhilal melalui Program Cahaya Nusantara Sumur Air. Pekerjaannya berlangsung sejak 15 Agustus hingga 30 September 2026.

Sebelum ada sumur, seluruh kebutuhan air di kampung ini bergantung pada satu sumber, yaitu mata air pegunungan.

Perjalanan Panjang demi Seember Air

Kampung Curumamis berada di wilayah perdesaan terpencil. Jalan menuju kampung sempit dan terjal. Mata air yang selama ini dipakai warga juga jauh dari rumah, sekitar 10 sampai 15 menit perjalanan, melewati jalur licin.

Perjalanan itu harus diulang setiap kali warga butuh air untuk wudhu, mandi, minum, atau keperluan dapur. Setiap hari, banyak waktu dan tenaga warga habis hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar ini.

Cepi Sopian (38), warga Kp. Curumamis, menceritakan bahwa beban itu makin berat saat kemarau. Debit mata air menyusut drastis sampai tidak cukup untuk seluruh warga. Dalam kondisi seperti itu, sebagian warga terpaksa memakai air tergenang untuk bersih-bersih. Mereka tahu airnya berisiko bagi kesehatan, tetapi tidak ada pilihan lain.

Dari Assessment ke Pengeboran

Tim LAZ Darul Hikam datang ke Kampung Curumamis pada 15 Agustus 2026 untuk assessment. Hasilnya menunjukkan warga membutuhkan sumber air yang lebih dekat dan mudah dijangkau, terutama untuk ibadah, kebersihan, dan konsumsi sehari-hari.

Bersama Laziswaf Alhilal, LAZ Darul Hikam memulai pekerjaan dengan survei titik pengeboran. Setelah itu sumur dibor, lalu sarana pendukung dipasang supaya air bisa langsung dipakai warga. Program ini dipimpin Lia Lutfiah Nurhikmah sebagai penanggung jawab, dengan Muhammad Wafi Azmi sebagai PIC lapangan.

Air untuk Masjid dan Rumah Warga

Sumur bor ini kini melayani 350 penerima manfaat. Mereka adalah santri dan masyarakat yang aktif menggunakan masjid. Wudhu sebelum shalat tidak lagi bergantung pada air yang diangkut dari pegunungan.

Sebagian warga juga sudah mengalirkan air dari toren langsung ke rumah masing-masing. Mandi, minum, dan mencuci kini bisa dilakukan tanpa harus menempuh jalur terjal.

Waktu yang dulu habis di perjalanan sekarang bisa dipakai untuk bekerja, belajar, atau mengurus keluarga. Saat kemarau datang, warga juga tidak lagi terpaksa memakai air genangan.

Harapan untuk Kampung Sekitar

LAZ Darul Hikam berharap sumur bor ini menjadi solusi jangka panjang bagi warga Curumamis. Sumur ini juga diharapkan membuka jalan kerja sama lanjutan, karena kampung-kampung lain di sekitar Rongga masih menghadapi persoalan air bersih yang serupa.

Sahabat Darul Hikam dapat ikut menghadirkan sumur berikutnya di wilayah terpencil Bandung Barat melalui sedekah air di BSI 7728-528-577 AN LAZIS DARUL HIKAM. Sedekah yang disalurkan akan membantu mengalirkan air ke rumah-rumah yang selama ini harus menjemputnya jauh.